Knalpot
January 21st, 2012 § Leave a Comment
Sore ini tiba-tiba datang keponakan ke barak saya. “Om, titip knalpot ya. Saya mau ke Palangka Raya. Engga usah bilang kalo saya titip knalpot disini ya sama mama papah, besok saya ambil pas pulangnya”, kata keponakan saya.
Jadi ingat masa-masa SMA dulu. Pinjam motor orang tua, berangkat dengan kondisi lengkap, nanti kira-kira sudah tidak bisa dilihat/ jauh copot spion kiri kanan. Malu sama teman, seperti “Belalang Tempur”. Nanti sebelum pulang pasang lagi. Takut juga, kalo-kalo tidak dipinjamin lagi motor.
“Cemen”, kata kawan-kawan sekolah dulu
Ketidak jujuran. Entah dimulai dari mana, yang pasti dari kita sendiri bagaimana menyikapi. Walau lingkungan memaksa kalo diri kita telah siap mental batin, pasti kita tak mungkin menuruti apa yang berlawanan dengan hati kita.