Solllllll satuuuuuu


DSC_0012a

Tangannya tak begitu lincah mungkin diakibatkan panas yang menyengat yang membakar hampir seluruh garam yang menempel di kulit arinya. Namun jemari yang lapar mampu membungkus semua luka-luka lebar yang tadinya menghiasi tiap alas-alas kaki yang seperti habis dari medan perang.

“Di Jawa sudah susah mas cari kerja. Sudah banyak yang jadi seperti saya ini. Lha wong yang sudah kuliah aja susah apalagi saya, SD aja ga tamat. ” Dia menambahkan, “nang kene aku ngrantau mas nyoba-nyoba nyari dalan urip. Dadi buruh bangunan. Ehh pas wis rampung, akhire tengak tenguk dhewe. Yo akhire aku nyambi jahite sepatu-sepatu koyo saiki. Tinimbang nganggur.”

Walau diam tak bersuara hanya sekejap dan sebentar-bentar kabut asap muncul dari sela-sela rambut kumisnya yang tebal.

DSC_0022a “Sampai dimana akhir dari sebuah batas keputus asaan sampeyan?” celutukku.
Dengan santai “Dia” menjawab. “Sampai seluruh orang menjadi seperti saya mas, dimana orang enggan memakai sepatu lagi, paling banter sandal jepit. Yach tinimbang Nyeker.

Satu hal yang kuambil hikmah darinya. Kalau kita menghargai hidup, walau saat hanya mampu untuk hidup seadanya, maka hidup akan memberikan kita sebuah ketenangan dan kedamaia batin. Tak ada rasa iri, dengki, permusuhan dan lain-lain. Yang ada hanya damai.

Kita tidak lagi akan peduli terhadap tetangga yang mampu membeli emas hingga berkilo-kilo, sehingga pas hari raya akhirnya dipake semua, teng grendel ga karuan seperti toko mas berjalan. Tak peduli orang lain yang mampu membeli perabotan yang bermacam-macam. Toh akhirnya semua akan sama aja. Habis dan musnah seperti debu. Hanya akal, budi, dan kasih adalah sesuatu hal yang takkan hilang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s