Suatu Malam


Malam sudah menjelang, namun niat dan harapan untuk terus membuat dapur terus mengepul tetap harus dia perjuangkan. Waktu entah sudah menunjukkan jam berapa, yang biasanya saat ini sudah bisa dia untuk duduk beristirahat namun hingga sekarang sisa baksonya masih ada.

“Kok ndengaren durung entek lik (kok belum habis mas), kataku?”. “Iyo, mas, ndengaren ki sepi, timpalnya.”

Rejeki memang tak bisa dibilang kapan dimana, asal dia terus berusaha dan berdoa selalu ada jalan.

Catatan : Dia = Tukang Bakso (Paman Pentol)

Related Post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s