Kisah biasa orang perantauan..


Sebuah kisah yang diceritakan adalah kisah biasa orang perantauan,

– yang konon hidup di zaman reformasi yang merdeka, bersatu dan berdaulat

dimana tulang dimakan oleh keringat, dan keringat untuk menghidupi si tulang.. Sang Iba yang mengalir deras dari ujung kepala mulai memasuki mata,

– dan perih..

hingga tidak bisa diceritakan kepada arang yang sedang bergurau dengan api…..

Sekali lagi demi ” Kau harus sekolah, anakku…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s